Katalog
Semua pelajaran
Dari nol sampai production. Pilih topik dan level yang cocok buat kamu.
33 pelajaran
Daftar pelajaran
Software Engineering Fundamentals: Belajar fundamental untuk AI Assisted Software Engineer Pemula
Memahami fundamental software dengan membangun aplikasi web dari nol sampai production
HTML, CSS, dan JavaScript Dasar
Sebelum belajar framework apa pun, halaman web harus bisa dibuat dulu dari HTML, CSS, dan JavaScript murni.
Python Dasar: Bahasa Pemrograman dari Nol
Bahasa yang paling sering direkomendasikan untuk mulai belajar coding, karena sintaksnya dekat dengan cara manusia berpikir.
Python Lanjutan: Modul, Error Handling, dan OOP
Dari script satu file ke program yang tertata: modul, penanganan error, file, JSON, sampai class.
TypeScript Dasar: JavaScript dengan Tipe Data
Menambah lapisan tipe di atas JavaScript yang sudah dikuasai, supaya error ketahuan sebelum kode dijalankan.
TypeScript Lanjutan: Generic, Utility Types, dan Tooling
Dari tipe data dasar ke kode TypeScript yang benar-benar dipakai di project produksi.
CSS Framework dengan Tailwind CSS
Menata halaman langsung dari class di HTML, tanpa bolak-balik ke file CSS terpisah.
React Dasar: Bikin UI Interaktif dari Nol
Menyusun halaman dari komponen, dan membiarkan React yang mengurus perubahan tampilannya.
React Intermediate: Data, Efek, dan Multi-Halaman
Menghubungkan React ke data sungguhan, dan menata state saat aplikasinya mulai besar.
React Advanced: Performa, Data, dan Produksi
Membuat aplikasi React yang tetap cepat, tetap benar, dan aman diubah orang lain.
Design System: UI yang Konsisten dan Bisa Dipakai Ulang
Menyusun token, komponen, dan dokumentasi yang membuat lima orang menghasilkan UI yang terlihat seperti satu produk.
Java Dasar: Program Pertama sampai Objek Pertama
Bahasa yang jalan di hampir semua backend perusahaan besar, dan sejak Java 25 program pertamanya hanya dua baris.
Java Lanjutan: OOP, Collection, dan Project Maven
Naik dari satu file ke project sungguhan: banyak class, dependency eksternal, dan jar yang bisa dijalankan.
Java Advanced: Generic, Stream, Concurrency, dan Testing
Fitur Java yang muncul di code review: generic yang benar, stream yang terbaca, virtual thread, dan test yang jalan otomatis.
Full Stack Developer
Rangkuman skill yang harus dikuasai untuk menjadi fullstack developer 2026: frontend, backend, database, sampai deploy.
Spec-Driven Software Development
Spec, plan, review: alur kerja tim serius saat membangun fitur dengan AI coding agent.
Version Control dengan Git dan GitHub
Belajar Git dan GitHub lewat praktik langsung, satu command satu use case.
REST API & Implementasi dengan Express.js
Paham konsep REST API, lalu langsung membangun API asli dengan Express.js sampai ke database dan deploy.
Web Authentication: Cara Aplikasi Mengenali Penggunanya
Dari Basic Auth sampai OAuth. Paham cara kerja tiap metode login, dan kapan masing-masing dipakai.
API Security Best Practices: Menutup Celah Sebelum Orang Lain Menemukannya
Password, jalur data, OWASP, CORS, CSP, dan server: celah yang paling sering ada di API, dan cara menutup satu per satu.
UX Best Practice: Desain yang Bikin User Bertindak
Prinsip psikologi di balik desain yang membuat user memperhatikan, percaya, memutuskan, lalu bertindak.
SQL Dasar: Query dan Kelola Data dari Nol
Belajar membaca, menyaring, menggabungkan, dan mengubah data lewat query SQL asli, bukan sekadar teori.
SQL Lanjutan: Subquery, Fungsi, dan Transaksi
Lanjutan SQL Dasar: subquery, LEFT JOIN, window function, sampai transaksi yang aman.
SQL Advanced: Optimasi Query dan Desain Database
Membuat query yang sudah benar jadi cepat, dan merancang tabel yang tidak membuat datanya berantakan sendiri.
Database Administrator: Backup, Akses, dan Maintenance Produksi
Bukan soal menulis query lagi. Ini soal menjaga database tetap hidup, aman, dan cepat di production.
Kecerdasan Buatan: Search, Pengetahuan, dan Penalaran
Kenali mana masalah yang butuh sistem cerdas, lalu pilih dan jalankan teknik yang tepat untuk menyelesaikannya.
Machine Learning: Dari Data Mentah sampai Model yang Jalan
Ambil data yang berantakan, rapikan, lalu latih model yang hasilnya benar-benar bisa dinilai.
Linux Dasar untuk DevOps
Server tempat aplikasi di-deploy adalah Linux, bukan laptop sendiri. Course ini membuat terminalnya jadi tempat yang tidak menakutkan.
Container Docker
Membungkus aplikasi jadi image adalah pekerjaan backend, menjalankannya dengan stabil adalah pekerjaan devops. Course ini membahas keduanya.
Jaringan dan Protokol Dasar
Container-nya sudah jalan di server, tetapi pertanyaan kenapa domainnya tidak bisa diakses bukan lagi soal Docker. Itu soal jaringan.
CI/CD: Otomatisasi Build, Test, dan Deploy
Deploy manual lewat SSH mudah terlewat satu langkah. Dengan CI/CD, satu git push menjalankan test, build, dan deploy sendiri.
Observability: Tahu Apa yang Terjadi di Dalam Aplikasi
Log, metric, dan trace: cara memasangnya di aplikasi, cara mengirimnya ke satu tempat, dan cara memakainya waktu ada yang rusak jam dua pagi.
Architectural Pattern: Dari Monolith sampai Serverless
Enam cara menyusun aplikasi (monolith, SOA, microservices, service mesh, serverless, dan twelve-factor) dan cara memilih yang cocok tanpa ikut-ikutan tren.
Tidak ada pelajaran yang cocok dengan filter ini. Coba kombinasi lain.